JAKARTA - Kementerian Keuangan
belum memberikan persetujuan terhadap usulan tambahan anggaran
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
(KemenPAN&RB) tahun 2013 sebesar Rp179,4 miliar. Dari jumlah
tersebut, KemenPAN&RB mengalokasikan Kebutuhan Dana penyelesaian
honorer kategori dua (K2) sekitar Rp148 miliar.
"Sampai saat ini belum ada info apa-apa dari Kemenkeu, apakah usulan tambahan ini disetujui atau tidak. Sebab kalau sampai ditolak, akan mempengaruhi penyelesaian honorer K1. Di samping program percepatan reformasi birokrasi dan kekurangan pembayaran tunjangan kinerja," ungkap Sekretaris KemenPAN&RB, Tasdik Kinanto di Jakarta, Jumat (12/10).
Meski demikian, Tasdik mengatakan, masih terus mengintensifkan komunikasi dengan Kemenkeu agar usulan tambahan anggaran tersebut bisa disetujui. Terlebih Komisi II DPR RI telah menyetujuinya.
"Saat ini jumlah honorer K2 yang masuk sekitar 600 ribu. Data ini masih harus diverifikasi dan validasi lagi, karena itu butuh anggaran besar," ucapnya.
Sementara Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat mengatakan, saat ini sedang dibangun data base honorer K2 yang digunakan untuk pengendali pelaksanaan tes sesama honorer K 2 pada April 2013. Honorer K2 yang lulus tes dapat diangkat menjadi CPNS dalam tahun anggaran 2013 dan 2014.
"Untuk verifikasi dan validasi, BKN menunggu petunjuk dari Menteri PAN&RB. Yang pasti untuk data base honorer K2 mulai disusun BKN," tandasnya.(esy/jpnn)
"Sampai saat ini belum ada info apa-apa dari Kemenkeu, apakah usulan tambahan ini disetujui atau tidak. Sebab kalau sampai ditolak, akan mempengaruhi penyelesaian honorer K1. Di samping program percepatan reformasi birokrasi dan kekurangan pembayaran tunjangan kinerja," ungkap Sekretaris KemenPAN&RB, Tasdik Kinanto di Jakarta, Jumat (12/10).
Meski demikian, Tasdik mengatakan, masih terus mengintensifkan komunikasi dengan Kemenkeu agar usulan tambahan anggaran tersebut bisa disetujui. Terlebih Komisi II DPR RI telah menyetujuinya.
"Saat ini jumlah honorer K2 yang masuk sekitar 600 ribu. Data ini masih harus diverifikasi dan validasi lagi, karena itu butuh anggaran besar," ucapnya.
Sementara Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat mengatakan, saat ini sedang dibangun data base honorer K2 yang digunakan untuk pengendali pelaksanaan tes sesama honorer K 2 pada April 2013. Honorer K2 yang lulus tes dapat diangkat menjadi CPNS dalam tahun anggaran 2013 dan 2014.
"Untuk verifikasi dan validasi, BKN menunggu petunjuk dari Menteri PAN&RB. Yang pasti untuk data base honorer K2 mulai disusun BKN," tandasnya.(esy/jpnn)
Sumber : JPNN












0 komentar:
Poskan Komentar