TRIBUNNEWS.COM NUINUKAN,- Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD)
Nunukan didesak melakukan verifikasi ulang terhadap ijazah para pegawai
negeri sipil (PNS) maupun honorer di Nunukan.
Aktivits LSM Lingham Nunukan Agus Mahesa mengindikasikan, tak sedikit
PNS maupun honorer di Nunukan yang menggunakan ijazah palsu.
“Laporan-laporan dari masyarakat banyak yang menggunakan ijazah
palsu. Salah satu indikatornya, ada beberapa diantaranya yang tidak
pernah SMA atau tidak pernah kuliah tetapi punya ijazah,” ujarnya.
Untuk memastikan informasi dimaksud, kata Agus, sudah seharusnya BKDD
Nunukan melakukan verifikasi ulang ijazah para PNS dan honorer ini.
“Verifikasi harus dilakukan secara menyeluruh. Hal ini perlu
dilakukan untuk memastikan jika semua PNS dan honorer di Nunukan
benar-benar tidak ada lagi yang menggunakan cara curang seperti ini,”
katanya.
Jika saat dilakukan verifikasi ternyata benar ada yang menggunakan
ijazah palsu, maka sudah seharusnya dilakukan tindakan dengan
menyerahkan mereka kepada aparat hukum. Sebab pemalsuan ijazah merupakan
tindak pidana yang harus mendapatkan hukuman sesuai aturan perundangan.
Ia menyesalkan masih adanya oknum tertentu, yang tetap nekat
menggunakan ijazah palsu agar bisa mendapatkan posisi sebagai PNS maupun
honorer.
“Ini kan mentalnya sudah rusak. Masuk jadi pegawai saja pakai ijazah
palsu, apalagi dalam pekerjaannya. Pasti yang terjadi mereka akan
berbuat curang, melakukan tindakan korupsi di tempatnya bekerja,”
katanya.
Sumber : Tribun News
Rabu, 31 Oktober 2012
BKDD Didesak Verifikasi Ulang Ijazah PNS dan Honorer
17.51
No comments












0 komentar:
Poskan Komentar