JAKARTA, FAJAR -- Sistem
perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2012 merupakan cerminan
perekrutan pada tahun 2013. Indonesian Corruption Watch (ICW) resmi
ditunjuk menjadi pengawas penerimaan CPNS di seluruh daerah
BERBAGA langkah reformasi ditempuh Kementerian
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) guna
menggelar seleksi yang bebas kolusi, korupsi, dan nepotisme.
Langkah-langkah yang dimaksud di antaranya, tetap memberlakukan
pengajuan kuota berdasarkan kebutuhan. Yakni melalui analisis jabatan,
analisis beban kerja, dan disesuaikan dengan belanja pegawai
masing-masing instansi. Khususnya tidak melebihi 50 persen dari APBD.
"Seterusnya akan begitu, setiap dilakukan penerimaan harus dilakukan
riset sebagai pertanggungjawaban," ujar Sekretaris Kemenpan-RB, Tasdik
Kinanto, di Jakarta, Kamis, 30 Agustus.
Selanjutnya pengamanan yang lebih ketat. Selain menggunakan jasa
kepolisian juga melibatkan Lembaga Sandi Negara. "Lembaga Sandi Negara
membantu dalam sistem digital, pengamanan sistem sandi pada master soal
yang telah diserahkan ke masing-masing instansi penyelenggara CPNS
2012," kata Tasdik Kinanto yang juga Ketua Panitia Seleksi Pusat
Penyelenggara CPNS 2012.
Namun, lanjut Tasdik, file-file dalam compact disk tersebut belum tidak
bisa dibuka. File berisi master soal seleksi CPNS 2012 tersebut hanya
bisa dibuka oleh pegawai Lembaga Sandi Negara yang telah ditunjuk.
"Petugas pembuka sandi akan datang ke instansi, setelah instansi
tersebut menyatakan kesiapannya melakukan penggandaan soal, jelang
pelaksanaan pada 8 September 2012, pekan depan," ungkap Tasdik.
Selain itu panitia seleksi juga membentuk konsorsium yang melibatkan 10
perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Konsorsium bertugas
membuat soal bersama kunci jawabannya. Selanjutnya memeriksa fisik
lembar jawaban peserta CPNS yang diambil dari masing-masing instansi
peyelenggara. Terakhir, konsorsium meyerahkan hasil pemeriksaan tersebut
kepada panitia seleksi pusat bersama laporan.
Berikutnya menyertakan lembaga independen dalam pengawasan. ICW sendiri
resmi ditunjuk menjadi pengawas penerimaan CPNS di seluruh daerah.
Penandatanganan kerja sama telah dilaksanakan antara Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar,
dengan Koordinator ICW, Danang Widoyoko, belum lama ini.
Menurut Azwar, ICW akan mengawasi pelaksanaan CPNS mulai pendaftaran,
penggandaan dan penyebaran soal, saat ujian, pemeriksaan, hingga
pengumuman. Jika ditemukan ada unsur kolusi, korupsi, dan nepotisme, ICW
akan meneruskannya ke aparat hukum. (fmc)
Sumber : fajar
Kamis, 30 Agustus 2012
ICW Pengawas Resmi Seleksi CPNS
20.24
No comments












0 komentar:
Poskan Komentar