Senin, 17 Maret 2014

Kuota nasional pengadaan CPNS 2014 disebar untuk 60 ribu PNS dan 40 ribu P3K

Sahabat pembaca blog info pengadaan cpns, sudah tahukah anda bahwa data Badan Kepegawaian Negara (BKN) hingga Rabu (13/3), sekitar 70-an instansi terdiri dari 20 pusat dan 50-an daerah telah mengajukan usulan penambahan aparatur sipil negara (ASN).

Permintaan ASN ini tidak hanya untuk PNS saja tapi juga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Dia mengungkapkan, dari usulan yang masuk ada instansi tidak mengajukan permintaan PNS tetapi lebih fokus kepada P3K.

Dalam pengadaan CPNS 2014, pemerintah mengalokasikan 100 ribu ASN yang akan diterima. Kuota nasional itu disebar untuk 60 ribu PNS dan 40 ribu P3K.

Kepala BKN Eko Sutrisno mengimbau bagi instansi yang akan mengadakan seleksi CPNS 2014, secepatnya mengajukan usulan. Usulan itu harus dilengkapi analisis jabatan kerja, analisis beban kerja, prediksi kebutuhan pegawai selama lima tahun, dan belanja pegawai harus di bawah 50 persen.

Berita ini bersumber dari JPNN

Sahabat pembaca blog info pengadaan cpns, persiapan berupa latihan soal-soal asli cpns tahun lalu dan sesuai dengan kisi-kisi resmi dari pemerintah, itulah kata kunci kesuksesan Anda dalam persiapan agar lulus seleksi cpns 2014. Dan anda dapat mempelajari materi pembahasan kisi-kisi resmi soal cpns 2014 dengan CPNSONLINE. Anda juga dapat berlatih mengerjakan soal latihan CPNS dengan LATIHAN SOAL.  Untuk pengguna Android, untuk memudahkan akses dalam belajar mobile maka anda bisa menggunakan aplikasi CPNS di playstore: klik disini Untuk Pengguna AndroidLatihan Soal ini dapat langsung dijalankan pada komputer Windows dan Macintosh lewat Member Area.

Jumat, 28 Februari 2014

Proses Pemberkasan CPNS Honorer K2 Sudah Dimulai

Sahabat pembaca blog info pengadaan cpns 2014 yang berbahagia, sudah tahukah anda bahwa meskipun proses Pengumuman CPNS K2 Belum Tuntas sejak mulai diumumkan pada 10 Februari silam. Sejumlah instansi/lembaga masih terus menunggu ketuntasan pengumuman ini. Tapi Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku lembaga yang mengurusi para pegawai, sudah ingin memproses pembuatan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi yang sudah dinyatakan lulus.

Kepala BKN Eko Sutrisno bahkan sudah mengelurkan surat edaran kepada seluruh pimpinan instansi pusat dan daerah, agar segera mengirimkan usulan pemberkasan NIP. Usulan paling lambat 31 Mei 2014.
Kepala BKN Eko Sutrisno  juga menjelaskan mengenai penentuan mulai berlakunya pengangkatan honorer K2  menjadi CPNS. Usulan hingga akhir Februari, maka penetapan pengangkatannya terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Maret 2014. Untuk usulan hingga akhir Maret, TMT  1 April 2014, dan seterusnya. Untuk usulan hingga akhir Mei, TMT 1 Juni 2014. Berkas usul  penetapan NIP nantinya juga harus dilampiri pengumuman keputusan kelulusan dari masing- masing Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Dalam Surat Kepala BKN bernomor: K.26-30/V.23-4/99 itu juga diingatkan keharusan adanya surat pernyataan dari PPK yang menyatakan bahwa data tenaga honorer K2  yang diusulkan NIP-nya itu sudah dipastikan kebenaran dan keabsahannya.
Beberapa persyaratan honorer K2 untuk dapat diangkat menjadi CPNS adalah, pertama, diangkat oleh PPK atau pejabat lain di Bidang Pemerintahan. Kedua,  usia paling tinggi 46 tahun dan paling rendah 19 tahun pada 1 Januari 2006. Ketiga, mempunyai masa kerja sebagai tenaga honorer paling sedikit 1 tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saat pengangkatan sebagai CPNS masih bekerja secara terus-menerus. Keempat, penghasilannya tidak dibiayai dari APBN/APBD. Kelima, bekerja pada instansi pemerintah. Keenam,  dinyatakan lulus seleksi Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB). Ketujuh, syarat lain yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.
Berita ini bersumber dari iBerita.

Kamis, 20 Februari 2014

Tenaga honorer K2, khususnya guru yang tidak lulus tes CPNS diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi menjadi PPPK.

Sahabat pembaca blog info pengadaan CPNS, sudah tahukah anda bahwa Tenaga honorer kategori II, khususnya guru yang tidak lulus tes CPNS diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Namun pelaksanaannya harus  sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan, serta kebutuhan setiap instansi.
 
Hal itu merupakan kesimpulan Raker Pansus Guru DPD RI dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar dan Sekjen Kementerian Agama Bahrul Hayat, Rabu (19/02). Raker dipimpin oleh Ketua Pansus Aidil Fitri Syah.
 
Sesuai dengan Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), ke depan tidak dikenal lagi adanya tenaga honorer. ASN terdiri dari PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Karena itu persoalan tenaga honorer harus dituntaskan.
 
Dalam kesempatan itu, Menteri Azwar Abubakar mengatakan, saat ini pemerintah tengah menyusun rancangan peraturan pelaksanaan UU tentang ASN, yang terdiri dari 19 peraturan pemerintah dan 5 Peraturan Presiden. Salah satu PP yang tengah disusun adalah mengenai PPPK, yang diharapkan bisa diterapkan tahun 2014 ini.
 
Azwar menambahkan, tahun ini pihaknya mengusulkan formasi pegawai sebanyak 100 ribu, yang terdiri dari 60 ribu PNS dan 40 ribu PPPK. “Untuk PPPK, sepuluh ribu diantaranya akan dialokasikan untuk tenaga penyuluh. Di sini masih ada peluang bagi guru honorer kategori 2 untuk ikut seleksi,” tambahnya.
 
Diakui bahwa tidak mungkin semua guru honorer bisa masuk menjadi PPPK tahun ini. Pasalnya, jumlah honorer K2 yang ikut seleksi sebanyak 253 ribu, sementara yang diterima hanya sekitar 100  ribu. Apalagi sisa formasi sekitar 30 ribu itu juga diperuntukkan untuk tenaga ahli lain, seperti tenaga kesehatan, tenaga teknis  dan lain-lain.
 
Untuk itu, Menteri PANRB mengimbau kepada para kepala daerah agar berbesar hati dan tetap memperhatikan kesejahteraan para guru honorer yang masih belum tertampung menjadi PPPK. “Saya yakin kalau tenaga guru masih dibutuhkan oleh daerah. Selama belum terisi oleh CPNS ataupun PPPK, jangan langsung tenaga honorernya diberhentikan. Kalau perlu honornya ditingkatkan,” tambahnya.
 
Di tempat terpisah, Wakil Menteri PANRB Eko Prasojo  mengungkapkan bahwa pengadaan PPPK harus melalui beberapa tahapan, yakni perencanaan, pengumuman lowongan, pelamaran, seleksi, pengumuman hasil seleksi, dan pengangkatan. “Pengadaan PPPK harus berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan kebutuhan,” ujarnya saat menjadi nara sumber pada sosialisasi Undang-Undang No. 5/2014 tentang ASN di Pemprov DKI Jakarta, Rabu (19/02).
 
Wamen menambahkan, PPPK diangkat dengan keputusan pejabat pembina kepegawaian (PPK), dan diikat dengan perjanjian kerja minimal satu tahun, dan dapat diperpanjang. Namun PPPK tidak dapat diangkat otomatis menjadi PNS.
 
Seperti halnya PNS, perjanjian kerja itu menjadi dasar dalam penilaian kinerja, serta dalam perpanjangan perjanjian. Penilaian kinerja juga menjadi dasar dalam pemberian tunjangan dan pengembangan kompetensi.
 
Seorang PPPK berhak mendapatkan gaji serta tunjangan yang dibebankan kepada APBN/APBD. “Mereka juga diberi kesempatan untuk pengembangan kompetensi, dan diberikan penghargaan,” ujarnya. Selain itu, PPPK juga berhak mendapatkan perlindungan berupa jaminan hari tua, kesehatan, kecelakaan kerja, kematian, dan bantuan hukum.

Demikian berita yang bersumber dari laman resmi MENPAN-RB ini disampaikan, semoga bermanfaat.

Senin, 10 Februari 2014

198.000 Tenaga Honorer K2 Lulus CPNS

Sahabat pembaca blog info pengadaan cpns, sudah tahukah anda bahwa sebanyak 198 ribu orang tenaga honorer kategori II (K2) dinyatakan telah lulus dalam seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Berikut ini berita selengkapnya yang bersumber dari laman resmi Setkab RI

198.000 Tenaga Honorer K2 Lulus Tes CPNS


Sebanyak 198 ribu orang tenaga honorer kategori II (K2) dinyatakan telah lulus dalam seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Demikian hasil seleksi CPNS dari jalur tenaga honorer K2 yang diumumkan pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN), Senin (10/1) ini.
Hasil lengkap seleksi CPNS dari jalur tenaga honorer K2 dapat diakses di link berikut:
atau
Honorer K2 berdasarkan Masa Kerja
No
Masa Kerja
Jumlah
%
1
2004
253.797
41,94
2
2003-2004
245.391
40,55
3
2001-2001
42.516
7,03
4
1997-2001
35.862
5,93
5
<1997
27.593
4,56
Jumlah

605.179
100
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar memastikan bahwa hasil kelulusan tes kemampuan dasar (TKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur tenaga honorer kategori II (K2) akan diumumkan pekan depan.
Menurut Menteri, penundaan pengumuman dari jadwal semula  Rabu (5/2) semata-mata karena persoalan teknis, dan kini sudah teratasi dengan baik.
"Saya jamin selesai dalam sepekan mendatang. Kita harus yakinkan bahwa tidak ada lagi masalah teknis di lapangan," kata Azwar di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/1).
Ia menyebutkan, terdapat sejumlah kendala teknis dalam mempersiapkan perekrutan CPNS honorer K2. Pasalnya, banyak guru di daerah perbatasan dan daerah terpencil yang tidak sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah.
Dia mengungkap dari sekitar 600.000 honorer K2 yang mengikuti tes CPNS, pemerintah akan menerima minimal 33% dari jumlah total itu dengan mempertimbangkan hasil tes, pengalaman kerja dan kebutuhan daerah.
"Pemerintah akan mengutamakan penerimaan pegawai K2 yang berprofesi sebagai perawat dan guru".
Honorer K2 berdasarkan Jabatan
No
Pendidikan
Jumlah
%
1
Pendidik
254.774
42,10
2
Kesehatan
17.124
2,83
3
Penyuluh
5.585
0,92
4
Teknis/Adm
327.696
54,25
Jumlah

605.179
100
Mengacu pada data Kementerian PAN-RB, ada sebanyak 605.179 tenaga honorer dan jika pemerintah memutuskan menerima CPNS minimal sebanyak 33%, maka berarti ada sedikitnya 198.000 orang yang dinyatakan lulus. 
Jika mempertimbangkan pengalaman kerja atau masa kerja, peluang mereka yang bekerja sebelum tahun 1997 lebih terbuka luas namun dengan tetap mempertimbangkan hasil tes dan lokasi daerah. Jumlah mereka sebanyak 27.593 orang (4,56%).
Yang mengabdi dalam kurun waktu 1997-2001 sebanyak 35.862 orang (5,93%), sementara yang mengabdi mulai 2001 sebanyak 42.516 (7,03%).
Mereka yang bermasa kerja dimulai pada 2003 hingga 2004 ke atas sebanyak 499.188 orang (82,49%).
Semoga bermanfaat.

Minggu, 09 Februari 2014

Hasil Tes CPNS Honorer K2 Telah Diumumkan

Sahabat pembaca blog info pengadaan cpns, sudah tahukah anda bahwa setelah beberapa kali tertunda, akhirnya pemerintah secara resmi mengumumkan hasil Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui jalur Honorer Kategori dua (K2) pada hari ini. Pengumuman tersebut akan dilakukan secara bertahap. Berikut ini berita selengkapnya yang  bersumber dari Liputan6.

Akhirnya Hasil Tes CPNS Honorer K2 Diumumkan Hari Ini

Pengumuman Seleksi CPNS Honorer tersebut baru untuk 16 kementerian/lembaga. "Pengumumannya hari ini tapi belum semua. Nanti akan diumumkan bertahap," kata Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Herman Suryatman saat berbincang dengan Liputan6.com, Senin (10/2/2014).


Pengumuman CPNS Honorer K2 sempat tertunda adanya kendala teknis. Awalnya hasil tes tersebut akan diumumkan pada 5 Februari lalu. 


Menteri PAN-RB Azwar Abubakar sebelumnya menyebutkan, terdapat sejumlah kendala teknis dalam mempersiapkan perekrutan CPNS honorer K2. Pasalnya, banyak guru di daerah perbatasan dan daerah terpencil yang tidak sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah.


"Ada suatu daerah, yang tidak dapat sebutkan namanya, pelajar SMA menjalankan fungsi sebagai pengajar. Itu kan tidak sesuai kriteria. Jadi kita harus atur agar jangan ada masalah," ungkap Azwar.

Menurut dia, pengangkatan tenaga honorer K2 menjadi CPNS sangat diprioritaskan untuk tenaga guru, tenaga kesehatan, tenaga penyuluh, serta tenaga teknis/administrasi tertentu. Selain itu, pengangkatan ini disesuaikan dengan kebutuhan instansi dan kemampuan keuangan negara sampai dengan tahun anggaran 2014.

Dari 605.170 peserta tes, sebanyak 254.774 atau 42% diantaranya merupakan tenaga pendidik. Adapun tenaga kesehatan sebanyak 17.124 orang, tenaga penyuluh ada 5.585 orang, dan 327.696 orang, atau 54% merupakan tenaga teknis/administrasi. Rencananya pemerintah bakal menjaring sekitar 33% dari total peserta untuk menjadi CPNS.

Azwar menjelaskan, dalam ujian penerimaan CPNS golongan K2, panitia tidak melakukan Tes Kompetisi Dasar (TKD) seperti PNS dari jalur umum. Dengan demikian, hasil tes yang diumumkan hari ini merupakan keputusan final. Artinya peserta tes akan langsung ditentukan lolos tidaknya sebagai CPNS.


Berikut nama 16 Instansi Pusat yang mengumumkan Hasil Seleksi CPNS Honorer K2 hari Senin 10 Februari 2014 ini:

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Kementerian Negara Riset dan Teknologi
Kementerian Negara Koperasi dan UKM
Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Kementerian Sosial
Kementerian Perdagangan
Kementerian Sekretariat Negara
Badan Kepegawaian Negara
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Badan Tenaga Nuklir Nasional
Kementerian PPN/Bappenas
Badan Koordinasi Penanaman Modal
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Badan Standarisasi Nasional
Badan Pengawas Obat dan Makanan
Badan Nasional Penempatan Perlindungan TKI

Untuk pengumuman bisa anda klik pada link berikut ini :






Demikian semoga bermanfaat.

Sabtu, 08 Februari 2014

Pengumuman Hasil Seleksi CPNS Tenaga Honorer K2 Direncanakan Senin 10 Februari 2014

Sahabat pembaca blog info pengadaan cpns, sudah tahukah anda bahwa Menpan RB dan BKN menjadwalkan ulang pengumuman kelulusan CPNS Tenaga honorer K2 pada Senin 10 Februari 2014. Berikut ini berita selengkapnya yang bersumber dari Berita Bulukumba

Pengumuman CPNS K2 Instansi Pusat dan Daerah Senin 10 Februari 2014


Untuk kesekian kalinya peserta ujian CPNS 2013 jalur honorer kategori II (K2) mengelus dada karena pengumuman kelulusan ditunda. Kini Menpan RB dan BKN menjadwalkan ulang pada Senin 10 Februari 2014.
Pemerintah batal mengumumkan kelulusan Honorer K2 untuk pusat pada Jumat dan Sabtu hari ini, 7-8 Februari 2014. Alasannya agar peserta ujian CPNS di Pemerintah daerah (Pemda) dapat serentak mengetahui pengumuman. Hal tersebut dikatakan Karo Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman Suryatman menanggapi penundaan pengumuman tersebut.
“Karena pertimbangan ada jeda waktu dua hari (Sabtu dan Minggu) yang bisa memancing reaksi honorer K2 di daerah yang tidak puas, maka diputuskan pengumuman dilakukan mulai Senin (10 Februari, red),”katanya. Seperti diketahui, Pengumuman CPNS K2 akan dirilis lagi secara bertahap mulai Jumat kemarin. Namun lagi-lagi ditunda pada Senin 10 Februari 2014 . Semoga ini terakhir kalinya ditunda.

Demikian semoga bermanfaat.

Jumat, 07 Februari 2014

Pemerintah pada 2014 ini akan membuka lowongan 100 ribu calon pegawai negeri sipil (CPNS)

Sahabat pembaca info pengadaan cpns, sudah tahukah anda kabar bahwa pemerintah pada 2014 ini akan membuka lowongan 100 ribu calon pegawai negeri sipil (CPNS), atau meningkat dari tahun lalu yang  65 ribu CPNS. Berikut ini berita selengkapnya yang bersumber dari Setkab RI

Tahun Ini, Pemerintah Buka 100 Ribu Lowongan CPNS

Pemerintah pada 2014 ini akan membuka lowongan 100 ribu calon pegawai negeri sipil (CPNS), atau meningkat dari tahun lalu yang  65 ribu CPNS.

"Tahun ini kita akan buka untuk umum sekitar 100 ribu (CPNS), kita perlu orang-orang yang baik," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar mengatakan Azwar di kantor Presiden, Jakarta, Jumat (7/2) dalam keterangan pers seusai rapat terbatas kabinet.

Selain dari kalangan umum, pemerintah juga akan menerima PNS dari pegawai honorer. Ia mengatakan saat ini ada sekitar 600 ribu peserta dari pegawai honorer yang ingin naik pangkat menjadi PNS.

"Kita prioritaskan untuk guru dan perawat. Ini sebagian masih proses, mungkin sebagian besok akan kita lepas untuk kita umumkan, jadi bertahap," kata Azwar Abubakar.

Pemerintah, lanjut Azwar, menjamin tes CPNS akan adil, dengan menggunakan sistem komputerisasi dalam tes masuknya. Meski begitu, ada keluhan dari beberapa daerah, karena putra daerah yang lolos sangat sedikit.

Menurut Azwar, Pusat hanya menyerahkan hasil tes kemampuan dasar kepada daerah. Sehingga, yang menetapkan keputusan adalah pihak daerah. "Tes ini sangat fair, diterima banyak pihak. Memang ada sejumlah keluhan di beberapa daerah, putra setempat sedikit sekali yang masuk," Azwar menjelaskan.

Ada sekitar 1 juta orang mengikuti tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di seluruh Indonesia. Pemerintah pusat akan menyerahkan hasil tes umum kepada daerah, dan daerah lah yang menetapkan keputusannya.

Dia menambahkan, aat ini ada 1 juta orang yang ikut tes kemampuan umum untuk mengisi 65 ribu posisi yang tersebar di pusat, provinsi, serta kabupaten dan kota.

Pembahasan mengenai penerimaan CPNS ini belum tuntas dan akan dilanjutkan setelah kunjungan kereja Presiden SBY ke Bengkulu. Besok, Sabtu (8/2) hingga Senin (10/2), Presiden SBY akan menghadiri peringatan Hari Pers Nasional di Bengkulu. 

Demikian semoga bermanfaat.